Terbalik

” Mawar merah ?
atau,, Mawar putih? ”

Aku anak pelacur , semua orang memanggilku anak pelacur . Kamu bisa menebak pekerjaan ibuku bukan??? YA… dia seorang PELACUR pekerjaan yang terkucilkan dan hina namun disukai para lelaki hidung belang.
Aku malu , Aku SANGAT MALU dengan pekerjaan ibuku ? mengapa ayah begitu cepat meninggalkan aku? mengapa ibu harus bekerja sebagai seorang pelacur? MENGAPA? banyak yang bisa kutanyakan dengan kata ” Mengapa ” tetapi tidak pernah ada jawabannya…

” Tuhan “

Ya… Tuhan
Tuhan yang Maha Baik ? namun kenapa DIA memberi hidupku seperti ini? kenapa DIA memberi pekerjaan ibuku sebagai..p e la cur?mengapa DIA memanggil ayahku?bukan aku?

” Pilihan “

Mungkin itu jawabannya PILIHAN . Ibu lebih memilih menjadi seorang pelacur daripada mencari pekerjaan halal , tentang ayah?sampai sekarang aku tidak tahu jawabannya . Kata orang , ayah orang baik maka dia dipanggil Sang Pencipta . Aku masih belum percaya kata – kata itu ? Bila hanya orang baik dipanggil duluan , maka hanya orang jahat yang tersisa di bumi? menurutku begitu,apa mungkin?entahlah….

Walaupun begitu , aku tidak peduli !!
Yang terpenting dalam hidupku adalah aku dapat meraih cita – citaku dan membahagiakan keluargaku itu saja. Namun itu hanya terliha sia – sia , bahkan sangat sia -sia  .

Emm…aku tahu jawaban tentang ayahku !
Ya… AKU JAHAT
Aku jahat
Karena aku jahat , Tuhan tidak memanggilku ..
Aku membunuh ibuku sendiri karena malu ia seorang pelacur..

Tetapi…
Sekarang , aku mengikuti pekerjaan ibuku ?
Aku seorang Pelacur bukan Anak Pelacur . Itu aku lakukan untuk menghidupkan adik – adikku masih kecil .
Aku menyadari , ibu melacur untuk biaya kehidupan ku dan adik – adikku . Sampai aku kuliah? agar aku dan adik – adikku sukses? namun semua yang diimpikan ibuku hanyalah mimpi indah yang tidak pernah kenyataan ? kenapa begitu ? karena aku lebih hancur dari ibuku

Hidup itu memang sebuah pilihan
kau akan tersesat bila memilih jalan yang buruk dan berliku
kau akan selamat bila memilih jalan yang indah dan lurus

” Bila harus kehilangan demi kasih sayang ?
                                               Ketahuilah ..
                        kau begitu indah walau harus kehilangan yang sangat berharga untukmu “

cerpen

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s