All About Stress


Hei heiiiii.. Telat post iki. Mestinya jadwal saya kemarin, tapi apa daya, badan lagi nggak bisa diajak kompromi😉.
Gw bahas apa ya hari ini.. Hm..

Weittttsssss, jangan kaget gitu dong pas baca judulnya. Tenang aja, artikel ini nggak bakal buat stres tapi akan membahas tentang stres. Kenapa tentang stres? Karena gw lagi stres *pletak. Hehe.. ga ding. Pengetahuan aja. Bukan orang dewasa dan orang tua aja yang bisa stres, anak muda kayak kita bisa stres juga kok.

Menurut Mr.Wikipedia, stres adalah suatu kondisi Anda yang dinamis saat seorang individu dihadapkan pada peluang, tuntutan, atau sumber daya yang terkait dengan apa yang dihasratkan oleh individu itu dan yang hasilnya dipandang tidak pasti dan penting. Stres adalah beban rohani yang melebihi kemampuan maksimum rohani itu sendiri, sehingga perbuatan kurang terkontrol secara sehat. Jadi tambah bingung? Sama! :p

Biar nggak bingung lagi langsung aja kita kenali gejala-gejala stres yang tersembunyi alias tidak kita sadari. Yuk mareeee:

1. Nyeri haid
Ini khusus yang perempuan, mas bro. Apa hubungannya stres dengan nyeri haid? Katanya sih perempuan yang stres cenderung 2 kali lebih mungkin mengalami menstruasi yang menyakitkan. Nggak stres aja nyeri apalagi stres yak? Gimana cara mengatasinya? Berdasarkan pengalaman *ceile*, untuk mengurangi nyeri saat haid adalah dengan senyum. Smileeee. Kalau bisa tertawa ya tertawalah. Ngumpul dengan teman-teman yang punya bakat ngelawak, jadi bisa buat kita tertawa. PS: Jangan tertawa setiap saat, saya nggak jamin masih ada tempat RSJ :p.

2. Mulut terasa pegal
Ini dapat menjadi tanda bahwa Anda sedang mengalami gigi gemeretak (bruxism), yang biasanya terjadi selama tidur dan dapat diperburuk oleh stres, menurut Matthew Messina, DDS. Kebiasaan bruxism merupakan kebiasaan yang tidak disadari pelakunya. Beberapa peneliti juga mengatakan, orang yang punya kebiasaan menggertakkan gigi saat tidur biasanya adalah orang yang sedang stres dan mencari solusi dari masalahnya.

3. Mimpi aneh
Ketika seseorang sedang dilanda stres, mereka akan cenderung lebih sering terbangun sepanjang malam. Mungkin karena mimpi yang aneh-aneh?😀

4. Pendarahan gusi
*ternyata bukan ibu-ibu hamil aja yang bisa pendarahan :p* Berdasarkan hasil riset yang dilakukan di Brazil dari 14 studi sebelumnya, diketahui bahwa mereka yang sedang stres memiliki resiko lebih tinggi mengidap penyakit periodontal. Peningkatan hormon stres (kortisol) yang berlangsung terus-menerus dapat mengganggu sistem kekebalan tubuh dan memungkinkan bakteri untuk menyerang gusi, kata para peneliti.

5. Timbul jerawat
Stres dapat meningkatkan peradangan (inflamasi) yang menyebabkan jerawat, kata Gil Yosipovitch, MD, profesor dermatologi klinis di Wake Forest University. Hayoooo yang jerawatan, lagi stres ya? :p

6. Ngidam makanan manis
Kebiasaan mengudap coklat pada sebagian besar perempuan mungkin lebih disebabkan karena faktor stres dan bukan karena perubahan hormon. Kesimpulan tersebut berdasarkan hasil temuan para ahli dari Universitas Pennsylvania yang melakukan survei kepada para perempuan pra-dan pascamenopause. Hasilnya diketahui bahwa peneliti hanya menemukan sedikit penurunan prevalensi ngemil coklat pasca menopause. Peneliti mengatakan bahwa kondisi ini kemungkinan disebabkan stres, atau faktor lain yang memicu keinginan perempuan untuk ngemil coklat.

7. Kulit gatal

Sebuah studi di Jepang baru-baru ini yang melibatkan lebih dari 2.000 orang menemukan bukti bahwa mereka dengan gatal kronis (dikenal sebagai pruritus) dua kali lebih mungkin mengalami stres. Bahkan para ahli mengungkapkan, perasaan cemas atau tegang juga mungkin dapat memperburuk kondisi peyakit kulit lainnya seperti dermatitis, eksim, dan psoriasis. “Respon stres akan mengaktifkan serabut saraf, sehingga menyebabkan sensasi gatal,” jelas Yosipovitch.

8. Alergi yang parah dari biasanya
Dalam sebuah percobaan tahun 2008, peneliti dari Ohio State University College of Medicine menemukan bahwa penderita alergi mengalami gejala lebih berat setelah mereka menjalani tes kecemasan. Hormon stres dapat merangsang produksi IgE – sebuah protein darah yang dapat menyebabkan reaksi alergi, kata peneliti, Janice Kiecolt-Glaser, PhD.

9. Sakit perut
Kecemasan dan stres bisa menyebabkan sakit perut, bersamaan dengan sakit kepala, sakit punggung, dan insomnia. Sebuah studi yang melibatkan 1.953 pria dan perempuan menemukan bahwa individu yang mengalami stres tiga kali lebih mungkin untuk mengalami sakit perut.

Meski begitu, peneliti mengaku bahwa belum ada hubungan yang secara ilmiah dapat menjelaskan antara stres dan sakit perut. Tetapi satu teori menyatakan bahwa usus memiliki hubungan dengan jalur saraf di otak. Jadi, ketika pikiran bereaksi terhadap stres, usus mengambil sinyal yang sama.

Sudah tahu gejala-gejala stres ringan? Sekarang kita cari tahu gejala-gejala stres tingkat tinggi. Stres aja pake tingkatan, rempong deh ah😀.

Ini dia gejala-gejalanya:

1. Gangguan kulit seperti kulit kering dan mengelupas.
2. Mengencangkan kedua rahang disertai rasa kesal. Bisa jadi lagi emosi😀
3. Sering terserang flu. Gimana kalau emang alergi *mikir*
4. Gangguan fungsi seksual.
5. Susah tidur di malam hari, mengalami mimpi buruk, resah disaat tidur.
6. Susah berbicara. Grogi mungkin?😀
7. Keringat yang berlebihan. Nervous nih orang :p
8. Gangguan koordinasi antara pikiran dan gerak. Nah ini biasanya antara otak dan gerak ga sinkron.
9. Cemas.
10. Sakit leher, belakang atau pundak.
11. Migren atau ketegangan yang mengakibatkan sakit kepala
12. Kelelahan yang berkelanjutan.
13. Susah konsentrasi.
14. Kelakuan yang menjengkelkan.Kalau terus-terusan berarti emang dari sononya kelakuan tu orang menjengkelkan😀.

Fiuuuhhhh, selesai juga artikel kali ini.
Ternyata saya ada kemungkinan stres ringan *pingsan*.

Hehehe.. Gimana, guys? Apakah kalian merasakan gejala-gejala seperti di atas? Kalau iya semoga masalahnya cepat selesai dan nggak stres lagi😉.

Sumber:
http://health.kompas.com/
http://old.nabble.com/
http://id.wikipedia.org/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s