Mitos-mitos Seputar Diabetes. Mana yang Benar?

Banyak informasi seputar diabetes yang tidak benar bahkan menyesatkan. Yuk, kita lihat satu persatu mitos-mitos tersebut agar kita lebih bijak dan cerdas dalam menghadapi penyakit ini.

Mitos ke-1: Diabetes tidak dapat disembuhkan.
Berbeda dengan tipe 1, penderita diabetes tipe 2 dapat disembuhkan dengan terapi yang konsisten, termasuk perubahan gaya hidup. Diabetes kehamilan yang muncul pada masa kehamilan juga biasanya akan hilang dengan sendirinya setelah proses melahirkan.

Mitos ke-2: Diabetes merupakan penyakit dewasa.
Untuk diabetes tipe-2, saat ini semakin banyak anak dan remaja yang didiagnosa menderita penyakit tersebut, terutama bagi mereka yang memiliki berat badan berlebih. Sedangkan untuk diabetes tipe-1, sejak dulu memang sudah banyak diderita oleh anak-anak .

Mitos ke-3: Penderita diabetes harus mendapat suntikan insulin seumur hidup.
Untuk penderita diabetes tipe 2, hal ini tidak berlaku, karena pangkreasnya masih dapat memproduksi insulin, dan masih dapat ditolong dengan obat-obatan. Untuk tipe 1, penderitanya memang harus menerima suntikan insulin seumur hidupnya.

Mitos ke-4: Makanan/minuman manis adalah penyebab diabetes.
Diabetes tipe 1 disebabkan oleh kerusakan sel di pankreas yang bertugas memproduksi insulin, sehingga tidak ada hubungannya antara diabetes tipe 1 dengan konsumsi gula berlebih. Sementara diabetes tipe 2 lebih disebabkan oleh gaya hidup dan faktor genetik. Jadi, diet tinggi kalori, baik dari segi gula maupun lemak akan meningkatkan berat badan yang pada akhirnya meningkatkan kemungkinan terkena diabetes tipe 2.

Mitos ke-5: Diabetes bukan penyakit serius.
Diabetes adalah salah satu penyebab kematian utama, dimana dua dari tiga penderita diabetes meninggal akibat stroke atau penyakit jantung.

Mitos ke-6: Para penderita diabetes memiliki berat badan berlebih.
Pada umumnya, penderita diabetes tipe 2 memang memiliki berat badan berlebih, meskipun tidak semuanya demikian. Namun perlu diingat bahwa ada banyak faktor resiko lain yang juga menentukan diabetes, seperti keturunan, usia, dan gaya hidup. Oleh karena itu, jangan abaikan faktor-faktor lain tersebut meskipun berat badan anda tidak berlebih.

Mitos ke-7: Penderita diabetes harus menghindari makanan/minuman manis.
Hal ini tidak sepenuhnya benar. Bila merupakan bagian dari diet yang sehat dan dikombinasikan dengan olahraga, maka penderita diabetes masih boleh mengkonsumsi makanan/minuman manis. Salah satu tips untuk mencegah peningkatan glukosa darah secara cepat, sebaiknya makanan/minuman manis dinikmati setelah makan makanan rendah karbohidrat.

Mitos ke-8: Gula darah sedikit di atas normal tidak berbahaya.
Meskipun kenaikannya hanya sedikit di atas normal, namun bila hal ini terjadi terus-menerus, maka hal ini dapat menyebabkan kerusakan berbagai organ tubuh. Dalam darah, kelebihan gula juga dapat merusak pembuluh darah dan mengakibatkan aterosklerosis sehingga dapat menyebabkan stroke atau serangan jantung.

Sumber : http://kesehatanonline.wordpress.com/2012/03/11/mitos-mitos-seputar-diabetes-mana-yang-benar/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s