Love And Edelweis


Seperti tumbuhan yang membutuhkan cahaya matahari untuk berfotosintesis
Seperti embun di atas daun
Seperti itulah cinta dan manusia
Tak terpisahkan
Kadang sulit tergambarkan.

 Seperti bulan yang memantulkan sinar matahari untuk menerangi dunia ketika gelap datang.
Seperti manusia yang butuh mencintai dan dicintai.

Cinta itu seperti Edelweis,
Sulit mencarinya.
Hanya ada di gunung,
Tidak mudah mendaki gunung.

Tapi jika sudah mendapatkannya,
Pengorbanan apapun menjadi tidak sia-sia.

Sebenarnya Edelweis tidak abadi.
Tapi ia melambangkan keabadian.
Keabadian dari cinta.

By : Bella Wijaya Phan

NB:
Entah apa ini namanya, entah puisi atau bukan. Saya juga ga ingat pas ngetik ini lagi sadar atau setengah sadar.
Jadi maaf-maaf aja kalau jelek :p
Dan lagi sejelek-jeleknya karya saya ini yang penting hasil karya sendiri, bukan plagiat🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s