Kiamat? Oh Really?

Yooo.. Udah pada denger kan berita-berita kalau dunia bakal kiamat tanggal 21 Desember 2012(berdasarkan berakhirnya kalender Suku Maya)? Itu 10 hari lagi, guys! Eits, tenang, tenang! Jangan panik gitu dong. Ga perlu repot-repot packing beresin barang-barang dan lari ke planet mars😀 Hehehe.. Tenang, kan masih ada 10 hari lagi… *eh? Becanda kok :p

Ngomongin soal kiamat berarti ada hubungan dengan kematian. Iya kan? Iya dong! Kiamat berarti…… eh, bentar ya, buka KBBI dulu😀

kiamat   1) berakhir; 2)akhir zaman, yaitu dunia dan seisinya rusak binasa

Serem juga ya artinya?

Tapi sebenarnya ya menurut gw kita ga perlu lah takut dengan kiamat (kalau benar bakal terjadi 10 hari lagi) atau yang namanya kematian. Gini lho, kenapa kita mesti takut kalau dunia beneran kiamat? Kenapa kita mesti takut dengan kematian? Apa alasannya???!!! Give me the reasons!!! *maksa*

Takut matinya sakit? Takut kehilangan harta? Takut kehilangan orang-orang yang kita sayangi? Atau…. takut masuk neraka? Halah, pret, itu alasan kuno. Gw bakal bahas masalah surga dan neraka ini di artikel yang lain secara khusus, deh. Balik lagi ke alasan takut kiamat. So, what’s the reason?

Kalo alasan-alasannya kurang lebih sama kayak yang gw sebutin di atas tadi, mending kalian cepet-cepet tobat deh! *eh* hehehe.. maksud gw, itu alasan kuno, alasan klise. Emang ga ada alasan lain yang lebih keren dan modern gitu? Please, deh, jangan bodoh. Emang udah pernah mati sampe tau mati itu rasanya kayak apa? Nggak kan! Takut kehilangan harta? Ga peduli lo mati sebelum atau pas kiamat juga sama aja, harta lo ga dibawa mati, ga bakal lo bawa ke alam sana. Takut kehilangan? Ya.. Ini juga hukum alam, sih, kalau menurut gw. Kan roda kehidupan itu berputar. Lo akan tetap kehilangan orang-orang yang lo sayangi, ga peduli apapun alasannya, bagaimanapun keadaannya. Hanya masalah waktu, cepat atau lambat. Masalahnya apakah kita siap dengan kenyataan untuk kehilangan tersebut? Kalau matinya sendiri-sendiri mungkin nggak bakal ikhlas, tapi kalau matinya barengan, pas kiamat, nggak apa-apa juga kali ya? :p

Buat apa takut dengan kematian? Mati sekarang atau besok, endingnya tetep aja mati. Hidup dan mati itu di tangan Tuhan. Kalau memang sudah waktunya ya kita pasti akan mati, tapi kalau memang belum waktunya ya kematian itu tidak akan menjemput kita. Hanya Tuhan yang tahu. Serahkan semuanya pada Tuhan. Apalagi kalau kalian mengaku orang-orang yang beriman. Orang yang beriman tidak takut akan kematian. Jalani hidup ini sebaik mungkin selagi masih ada waktu (kok jadi kayak judul lagu Ebiet ya? Bodo ah), selagi masih diberi kesempatan, berikan yang terbaik yang kita bisa. Sisanya serahkan kepada yang berkuasa atas kehidupan ini, yaitu Tuhan. Gw sih menyebutnya PASRAH aja. Apa yang terjadi, terjadilah.😉

Tuhan pasti lebih tahu yang terbaik buat kita.

Aduh, gw jadi bijak dan beriman gini yak😀

Naaahhhhh, berita bagusnya adalah menurut info-info yang beredar, kiamatnya ga jadi alias ‘diundur’ entah sampai kapan😀 Beritanya bagus kan? Ya kan? Ya kaaaaaaaaaannnnnnnnn?? Hehehe..

Berita selangkapnya silahkan dibaca ya di bawah ini, enjoy :

NASA Patahkan Ramalan Kiamat 2012
INILAH.COM, Jakarta – Para ilmuwan di Jet Propulsion Laboratory (JPL) NASA merilis video baru untuk mengatasi klaim palsu ‘kiamat Maya’. Ramalan ini menyatakan kiamat terjadi 21 Desember mendatang.

Dalam video yang diunggah online itu, kepala Kantor Program Obyek Dekat-Bumi Don Yeomans di NASA/JPL menjelaskan adanya banyak skenario kiamat yang paling sering dikutip.

“Kalender suku Maya tak berakhir pada 21 Desember 2012. Itu hanya akhir siklus dan awal baru kalender mereka,” papar Yeoman, mengenai adanya keyakinan kiamat sesuai peradaban Maya kuno yang tiba-tiba berakhir pada Desember 2012.

Ini sama persis dengan 31 Desember yang digunakan pada kalender masehi di mana tahun baru dimulai pada 1 Januari, lanjutnya. Yeomans juga berusaha meredakan kekhawatiran mengenai penyebab potensial dari kiamat Maya, termasuk Nibiru.

Planet imajiner ini membuat beberapa orang berpikir, planet ini akan berayun dari luar tata surya dan tepat pada waktunya menabrakkan diri pada bumi pada Desember mendatang.

“Planet yang sangat besar ini seharusnya menghantam Bumi, namun jika ini benar, kita sudah bisa melihatnya sejak lama. Jika planet ini tak kasat mata entah bagaimana, kita akan merasakan efek gravitasi planet ini pada planet tetangga. Ribuan astronom yang memindai langit tiap harinya belum melihat ini,” katanya.

Ia juga menambahkan, ada nol persen kemungkinan NASA menutup-nutupi hal ini. “Bisakah Anda membayangkan, ribuan astronom mengamati langit tiap hari dan menjaga rahasia yang sama dari masyarakat selama beberapa tahun?,” katanya.

Untuk jilatan api matahari, Yeomans membenarkan. Menurutnya, ada dua jilatan api matahari besar meletus beberapa waktu lalu dan mengirim semburan radiasi ke ruang angkasa namun jilatan api ini merupakan bagian dari siklus normal 11 tahun matahari.

Radiasi dari jilatan api matahari ini bisa merusak satelit yang mengorbit namun magnetosfer bumi melindungi penduduknya dari ledakan ini dan jilatan api matahari ini tak menimbulkan masalah pada kesehatan.

Kemudian untuk kesejajaran planet, beberapa peramal kiamat yakin planet lain dan matahari akan sejajar dengan Bumi pada Desember dan menyebabkan efek pasang surut yang menghancurkan.

“Pertama, tak ada kesejajaran planet pada Desember 2012, dan bahkan jika ada, tak ada efek pasang surut di Bumi. Hanya dua badan di tata surya yang bisa mempengaruhi pasang surut Bumi, yakni bulan dan matahari. Planet-planet lain memang memiliki efek namun bisa diabaikan di Bumi,” tambah Yeomans.

Mengatasi klaim sumbu bumi bergeser pada 21 Desember 2012, ia berkata, “Sumbu rotasi tak bisa bergeser karena orbit bulan yang mengelilingi bumi menstabilkannya dan tak mengizinkannya bergeser.”

Ia menegaskan, medan magnet memang bergeser tiap setengah juta tahun atau lebih, namun tak ada bukti hal ini akan terjadi Desember ini, dan bahkan jika memang akan terjadi, butuh proses ribuan tahun. “Jika benar terjadi pergeseran, hal ini tak akan menyebabkan masalah di Bumi selain kenyataan untuk mengkalibrasi ulang kompas,” jelasnya.

Astronom Carl Sagan menambahkan, “Klaim tak lazim butuh bukti yang tak lazim pula. Sejak awal waktu, ada ratusan ribu prediksi kiamat Bumi, dan itu masih terjadi hingga kini.” [mdr]
Sumber : http://teknologi.inilah.com/read/detail/1842380/nasa-patahkan-ramalan-kiamat-2012

Inilah alasan mengapa tak ada kiamat 2012
Letusan Matahari hampir simultan terjadi pada sisi berlawanannya. (REUTERS/NASA)

Dongeng hari kiamat pada 2012 menjadi-jadi, mulai dari soal sebuah planet misterius yang menghantam bumi sampai bencana badai matahari yang dahsyat, tapi para ilmuwan mengatakan tak ada yang mesti ditakutkan dari itu.

Berikut beberapa jawaban NASA atas sejumlah pertanyaan yang sering diajukan tentang teori kimat tahun 2012 ini:

Sejumlah situs internet mengatakan dunia akan musnah pada Desember 2012, benarkah itu?
Tidak ada hal buruk yang akan terjadi di Bumi pada 2012. Planet ini telah bertahan sebagaimana mestinya selama lebih dari empat miliar tahun, para peneliti terkemuka dunia tahu pasti tidak ada satu pun ancaman yang berkaitan dengan teori kiamat pada 2012.

Dari mana asalnya cerita bahwa dunia akan kiamat pada 2012?
Cerita kiamat awalnya berawal dengan klaim bahwa planet Nibiru yang katanya ditemukan bangsa Sumeria, sedang menghantam Bumi. Malapetaka ini semula diprediksi terjadi pada Mei 2003, tapi ketika itu tidak terwujud, waktunya lalu diundur menjadi Desember 2012.  Lalu dua dongeng itu dikait-kaitkan dengan akhir dari siklus kalender kuno bangsa Maya tentang titik balik Matahari pada 2012.  Untuk itu hari kiamat diprediksi terjadi pada 21 Desember 2012.

Benarkah kalender bangsa Maya berakhir pada Desember 2012?
Seperti kalender Anda yang tidak akan habis setelah 31 Desember, kalender bangsa Maya juga tidak berhenti setelah 21 Desember 2012. Tanggal ini adalah akhir periode perhitungan masa bangsa Maya yang panjang itu,  tapi sebagaimana kalender Anda yang akan dimulai lagi setiap 1 Januari, maka periode panjang kalender Maya berikutnya juga akan dimulai.

Akankah fenomena itu terjadi manakala planet-planet sejajar dalam perjalanannya menabrak Bumi?
Tidak ada tumbukan planet dalam beberapa dekade terakhir, Bumi tidak akan menyeberang medan galaksi pada 2012. Sekalipun penjajaran planet itu terjadi, dampaknya terhadap Bumi tidak seberapa. Setiap Desember, Bumi dan Matahari berada sejajar di pusat Galaksi Bima Sakti tapi hal itu merupakan kejadian tahunan yang tidak berdampak apa-apa.

Adakah planet atau gugusan cokelat bernama Nibiru atau Planet X atau Eris yang mendekati Bumi, lalu membuat planet kita terancam hancur lebur?
Nibiru dan cerita-cerita lain tentang planet-planet yang menyimpang dari jalur adalah dusta internet belaka. Tidak ada landasan fakta untuk klaim tersebut. Jika Nibiru atau Planet X benar adanya dan sedang menuju Bumi pada 2012, maka para astronom akan melacak keberadaannya, setidaknya dalam beberapa dekade terakhir dan itu semua terlihat oleh mata.
Jelasnya, tidak ada Planet X. Eris memang ada, tapi hanya sebuah planet cebol sepantaran Pluto yang tetap berada di luar sistem tata surya, jarak terdekat ke Bumi dari planet ini adalah sekitar 4 miliar mil (6,43 miliar km).

Apa sih teori pergeseran kutub itu? Apa benar kerak Bumi berotasi 180 derajat terhadap intinya dalam hitungan hari atau jam?
Sebuah pembalikan rotasi Bumi adalah hal yang mustahil. Ada pergerakan perlahan benua-benua (Antartika misalnya dekat ke khatulistiwa jutaan tahun yang lalu), tapi tidak relevan untuk mengklaim ada pemutarbalikan kutub. Kendati begitu, banyak situs internet membesar-besarkan ini untuk membodohi orang-orang. Mereka menyebut ada hubungan antara rotasi dan kutub magnet Bumi, yang bergerak tidak teratur, dengan pergeseran kutub magnet terjadi kira-kira setiap 400 ribu tahun.  Sejauh yang diketahui, pergantian magnetik tidak berdampak apapun terhadap kehidupan di Bumi.  Pembalikan kutub magnet tak akan terjadi dalam beberapa milenium ke depan.

Apakah Bumi terancam dihantam meteor pada 2012?
Bumi selalu terhantam komet dan asteroid, meskipun hantaman besar sangat jarang terjadi. Dampak hantaman terbesar terjadi 65 miliar tahun lalu yang membuat dinosaurus punah. Sekarang ini, astronom NASA menyelenggarakan survei bernama Spaceguard Survey untuk mencari asteroid terdekat sebelum menghantam Bumi. NASA telah menyelidiki bahwa tidak ada ancaman asteroid besar seperti ketika zaman dinosaurus. Semua kegiatan observasi NASA menyimpulkan tak ada prediksi objek besar yang menghantam Bumi pada 2012.

Bagaimana ilmuwan NASA memandang ramalan-ramalan kiamat ini?
Untuk setiap ramalan ada bencana besar atau perubahan dramatis pada 2012, dimanakah tepatnya sains? Mana buktinya? Tak ada satu pun, dan untuk semua pernyataan fiktif mana pun, tak peduli itu berasal dari buku, film, dokementer maupun internet, kita tak bisa mengubah fakta. Tak ada bukti yang meyakinkan bagi pernyataan-pernyataan yang dibuat untuk mendukung peristiwa-peristiwa ganjil yang terjadi pada Desember 2012.

Adakah bahaya yang tercipta dari badai dahsyat Matahari selama 2012?
Aktivitas Matahari mempunyai siklus tetap dengan puncaknya terjadi setiap 11 tahun.  Di dekat puncak aktivitas ini, jilatan Matahari bisa mengganggu komunikasi satelit, sekalipun para insinyur membuat peralatan elektronik yang tahan badai Matahari.  Namun tidak ada malapetaka khusus yang dikaitkan dengan 2012. Dampak maksimum badai matahari berikutnya akan terjadi sekitar 2012-2014 dan dianggap sebagai siklus biasa Matahari yang tak berbeda dari siklus-siklus sebelumnya di sepanjang sejarah Matahari.
Sumber : http://www.antaranews.com/berita/292514/inilah-alasan-mengapa-tak-ada-kiamat-2012

Misteri Kalender Maya dan Ramalan Kiamat 2012
Dalam kalender bangsa Maya, diramalkan bahwa pada periode 1992-2012 bumi akan dimurnikan, selanjutnya peradaban manusia sekarang ini akan berakhir dan mulai memasuki peradaban baru.Dalam sejarah peradaban kuno dunia, bangsa Maya bagaikan turun dari langit, mengalami zaman yang cemerlang, kemudian lenyap secara misterius. Mereka menguasai pengetahuan tentang ilmu falak yang khusus dan mendalam, sistem penanggalan yang sempurna, penghitungan perbintangan yang rumit serta metode pemikiran abstrak yang tinggi. Kesempurnaan dan akurasi dari pada penanggalannya membuat orang takjub!

Sekelompok masyarakat yang misterius ini tinggal di wilayah selatan Mexico sekarang (Yucatan) Guetemala, bagian utara Belize dan bagian barat Honduras. Banyak sekali pyramid, kuil dan bangunan-bangunan kuno yang dibangun oleh Maya yang masih dapat ditemui di sana. Banyak juga batu-batu pahatan dan tulisan-tulisan misterius pada meja-meja yang ditinggalkan mereka. Para arkeolog percaya bahwa Maya mempunyai peradaban yang luar biasa. Hal itu bisa dilihat dari peninggalannya seperti buku-bukunya, meja-meja batu dan cerita-cerita yang bersifat mistik. Tetapi sayang sekali buku-buku mereka di perpustakaan Mayan semuanya sudah dibakar oleh tentara Spanyol ketika menyerang sesudah tahun 1517. Hanya beberapa tulisan pada meja-meja dan beberapa system kalender yang membingungkan tersisa sampai sekarang.

Seorang sejarahwan Amerika, Dr. Jose Arguelles mengabdikan dirinya untuk meneliti peradaban bangsa ini. Ia mendalami ramalan Maya yang dibangun di atas fondasi kalender yang dibuat bangsa itu, dimana prediksi semacam ini persis seperti cara penghitungan Tiongkok, ala Zhou Yi. Kalendernya, secara garis besar menggambarkan siklus hukum benda langit dan hubungannya dengan perubahan manusia. Dalam karya Arguelles, The Mayan Factor: Path Beyong Technology yang diterbitkan oleh Bear & Company pada 1973, disebutkan dalam penanggalan Maya tercatat bahwa sistim galaksi tata surya kita sedang mengalami ‘The Great Cycle’ (siklus besar) yang berjangka lima ribu dua ratus tahun lebih. Waktunya dari 3113 SM sampai 2012 M. Dalam siklus besar ini, tata surya dan bumi sedang bergerak melintasi sebuah sinar galaksi (Galatic Beam) yang berasal dari inti galaksi. Diameter sinar secara horizontal ini ialah 5125 tahun bumi. Dengan kata lain, kalau bumi melintasi sinar ini akan memakan waktu 5125 tahun lamanya.

Orang Maya percaya bahwa semua benda angkasa pada galaksi setelah selesai mengalami reaksi dari sinar galaksi dalam siklus besar ini, akan terjadi perubahan secara total, orang Maya menyebutnya, penyelarasan galaksi (Galatic Synchronization). Siklus besar ini dibagi menjadi 13 tahap, setiap tahap evolusi pun mempunyai catatan yang sangat mendetail. Arguelles dalam bukunya itu menggunakan banyak sekali diagram-diagram untuk menceritakan kondisi evolusi pada setiap tahap. Kemudian setiap tahap itu dibagi lagi menjadi 20 masa evolusi. Setiap masa itu akan memakan waktu 20 tahun lamanya.

Dari masa 20 tahun antara tahun 1992-2012 itu, bumi kita telah memasuki tahap terakhir dari fase Siklus Besar, bangsa Maya menganggap ini adalah periode penting sebelum masa pra-Galatic Synchronization, mereka menamakannya: The Earth Generetion Priod (Periode Regenerasi Bumi). Selama periode ini bumi akan mencapai pemurnian total. Setelah itu, bumi kita akan meninggalkan jangkauan sinar galaksi dan memasuki tahap baru: penyelarasan galaksi.

Pada 31 Desember 2012 akan menjadi hari berakhirnya peradaban umat manusia kali ini, dalam perhitungan kalender Maya. Sesudah itu, umat manusia akan memasuki peradaban baru total yang tidak ada hubungannya sama sekali dengan peradaban sekarang. Pada hari itu, tepatnya musim dingin tiba, matahari akan bergabung lagi dengan titik silang yang terbentuk akibat ekliptika (jalan matahari) dengan ekuator secara total. Saat itulah, matahari tepat berada di tengah-tengah sela sistem galaksi, atau dengan kata lain galaksi terletak di atas bumi, bagaikan membuka sebuah “Pintu Langit” saja bagi umat manusia.

Dalam perhitungannya, bangsa Maya tidak menyinggung tentang apa penyebab peradaban kali ini berakhir. Ada sedikit yang kelihatannya jelas, bahwa berakhirnya ‘hari itu’ sama sekali bukan berarti malapetaka apa yang datang menghampiri, melainkan mengisyaratkan kepada seluruh umat manusia akan adanya transisi dalam kesadaran dan spiritual kosmis, selanjutnya masuk ke peradaban baru. Tahun 755 Masehi, seorang rahib Maya pernah meramal, setelah tahun 1991 kemudian, akan ada dua peristiwa penting terjadi pada manusia yaitu kebangkitan kesadaran, dan pemurnian bumi serta regenerasinya.

Mulai 1992, bumi memasuki apa yang oleh bangsa Maya disebut ‘Periode Regenerasi Bumi”. Pada periode ini, Bumi dimurnikan, termasuk juga hati manusia, (ini hampir mirip ramalan orang Indian Amerika-Utara terhadap orang sekarang ini), subtansi yang tidak baik akan disingkirkan, dan substansi yang baik dan benar akan dipertahankan, akhirnya selaras dengan galaksi (alam semesta), ini adalah singkapan misteri dari gerakan sistem galaksi kita yang diperlihatkan oleh bangsa Maya.

Dari titik pandang ilmu pengetahuan umat manusia sekarang, hal itu benar-benar tidak dapat dipercaya. Mungkin saja bangsa Maya sedang membicarakan tentang galaksi Bima Sakti (Milky Way), yang mana ilmu pengetahuan dan teknologi kita belum juga sampai ke solar sistim, seperti pepatah orang Tionghoa mengatakan “Serangan musim panas tidak dapat menjelaskan es di musim dingin”. Fenomena kosmik yang diperlihatkan oleh kalender Maya adalah benar-benar berharga dari suatu penyelidikan yang serius oleh umat manusia sekarang ini.

ARAH RAMALAN ITU

Sejak tahun 1992 sampai 2012 nanti, bagaimana terjadi “pemurnian” dan bagaimana pula terjadi “regenerasi” pada bumi kita ini, tidak disebutkan secara detail oleh bangsa Maya. Dalam ramalan mereka pun tidak menyinggung tentang apa hal konkret yang memberikan semangat manusia untuk bangkit dari kesadaran dan bagaimana bumi mengalami permurnian, yang ditinggalkan oleh mereka kepada anak cucunya (barangkali tidak tercatat). Lantas, fenomena baru apa yang sudah bisa kita lihat sejak tahun 1992 sampai sekarang yang bisa kita kaitkan dengan ramalan bangsa Maya yang beradab itu?

Mengamati peristiwa besar 10 tahun belakangan ini (1992-2002), kelihatannya karakter alam semesta, ‘Zhen, Shan, Ren,’ (sejati, baik, sabar) yang diajarkan oleh Master Li Hongzhi, sebagai efek yang sedang ‘memurnikan’ hati manusia dan bumi ini. Kami menemukan dua bilangan yang bermakna, pada 1992 adalah persis tahun pertama kalinya Li Hongzhi mengenalkan ajarannya secara terbuka kepada masyarakat, ditengah-tengah kemrosotan moral umat manusia yang parah.. Dari tahun 1992-1999, dalam waktu yang singkat ini, pengikut latihan kultivasi jiwa dan raga ini sudah mencapai hampir 100 juta orang di daratan China. Kini, latihan ini bahkan sudah menyebar kelebih 60 negara. Melalui kultivasi yang terus-menerus, latihan ini dapat mencapai tujuan mengganti sel-sel manusia dengan materi energi tinggi dan meningkatkan moral manusia sesuai karakter alam semesta serta kembali ke jati diri yang asli.

Mungkin sudah diatur, bahwa kalender Maya tidak hilang dan sejarah manusia, dan harus diuraikan dengan kode oleh manusia sekarang. Namun ia tetap saja harus dilihat, apakah umat manusia yang terpesona oleh konsepsinya yang trerbentuk sesudah kelahiran dapat menembus batas-batas untuk mengingatkan dan memahami kebenaran yang melampoi sistim pengetahuan kita.

Sumber : http://www.indospiritual.com/artikel_misteri-kalender-maya-dan-ramalan-kiamat-2012.html

Sekian info yang gw bisa bagi hari ini. Semoga bermanfaat dan bisa lebih membuka pikiran kita😀
See you in next post, guys😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s