Buat Kalian

prestasi

Saya ingin membagi sesuatu, bukan, bukan hadiah, hanya berbagi pikiran dan pandangan terhadap sesuatu.

Ini buat kalian, generasi yang masih menempuh pendidikan di bangku sekolah.

Sejak lulus dari SMA, bisa dihitung berapa kali saya buka berkas-berkas sekolah saya. Kalau tidak butuh tidak saya sentuh ijazah, skhu, rapor, dll itu. Sampai hari di mana saya buka-buka lagi berkas sekolah, saya perhatikan sekilas nilai-nilai dan catatan akademik saya.

Saya tidak cemerlang dalam bidang akademik. Hanya murid biasa dengan nilai yang biasa-biasa saja. Bukan bintang kelas, bukan favorit guru. Terlalu biasa, mungkin cenderung kurang di mata guru-guru saya.

Saya tidak muluk-muluk mengejar nilai dan menjadi juara kelas. Buat apa? Memangnya kalau juara terus menjamin hidupmu kelak sukses, kaya raya? Justru bagi saya orang-orang yang pintar akademik itu punya beban lebih di masa mendatang, masa sekolahnya cemerlang, studinya luar biasa, hidupnya biasa-biasa saja? Kan nggak lucu.
Ini bukan pembelaan karena saya “bodoh”, tapi kalau kalian anggap begitu ya silahkan.

Saya memang tidak mementingkan pintar akademik, tapi jangan bodoh juga. Punya nilai bagus itu baik, tapi terkadang tak perlulah dipaksakan sampai kesannya kamu bakal mati kalau nggak dapat nilai bagus. Biasa saja. Nggak usah lebay.

Buat saya, pintar akademik itu biasa saja. Nothing special. Toh yang dibutuhkan cuma selembar kertas IJAZAH yang dipakai orangtua buat nakut-nakutin anaknya, “Kalau kamu nggak sekolah, nggak lulus, nggak berpendidikan, nggak dapat nilai bagus, hidupmu suram, masa depanmu buram.”

Jangan pernah menjadikan kepintaran akademik sebagai tolok ukur kemampuan seseorang. Jangan pernah menilai orang dari prestasi akademiknya. Sama saja seperti merendahkan nilai manusia.

Pintar akademik itu baik, tapi lebih baik lagi jika diikuti dengan moral yang baik. Percuma orang punya IQ tinggi tapi kelakuannya bobrok. Tidak lebih daripada sampah.

Buat kalian yang nilainya ‘kurang’, jangan sedih, tidak perlu merasa idiot, berusahalah semaksimal mungkin, paling tidak demi selembar ijazah yang mungkin tidak berarti sekarang, tapi kelak entah bagaimana (semoga saja) bisa menunjang kehidupan karirmu.

Pintarlah bukan untuk kepentingan orang lain, tapi untuk dirimu sendiri, dan jangan pernah lupakan moral.

Jika kamu tidak suka pelajaran di sekolah dan punya hobi yang positif, terus kembangkan hobimu. Biarkan orang bilang kamu bodoh karena nilai matematika, ekonomi, kimia, dll milikmu tidak 90, 90, 100. Ingat, saya tidak menganjurkan untuk pasrah sama nilai akademik kamu yang katanya ‘kurang’ itu, tapi berusahalah semaksimal mungkin. Nggak perlu juara, yang penting kamu lancar naik kelas, lulus, saya rasa itu sudah lebih dari cukup.

Jangan pernah jadi manusia yang menyerah dengan mimpi dan cita-cita hanya karena pandangan orang. You can’t please everyone, so don’t bother. Nggak bisa dan nggak penting. Keep moving.

Mari menjadi manusia yang pintar untuk mengembangkan diri sendiri dan mengedukasi sekeliling, baik akhlaknya, baik sopan santunnya. Mari menjadi manusia seutuhnya bersama.

logo BW

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s